Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Part 6 : Konspirasi Global Organisasi Dodol

Gambar
Untuk part 1-5 silahkan klik link dibawah. Part 1 https://officialseagate.blogspot.com/2018/11/konspirasi-global-organisasi-dodol.html?m=1 Part 2 https://officialseagate.blogspot.com/2018/11/part-2-konspirasi-global-organisasi.html?m=1 Part 3 https://officialseagate.blogspot.com/2018/11/part-3-konspirasi-global-organisasi.html?m=1 Part 4 https://officialseagate.blogspot.com/2018/11/part-4-konspirasi-global-organisasi.html?m=1 Part 5 https://officialseagate.blogspot.com/2018/11/part-5-konspirasi-global-organisasi.html?m=1 Njeplakers Pada suatu sore Franky sedang mencuci sepatu di bantaran sungai samping kontrakannya. Tak berselang lama datang Entong anak Babah Aliong. "Makanya bang, cari bini biar ada yang nyuciin..gak .. gak..gakkk". " Eh pinguin jangan asal njeplak loe..!" Ucap Franky sambil nyubitin perut Entong yang mirip tempat penampungan air cap Pinguin. "Hehe,udah bang geli ah.. ". Entong menggeliat. ...

Sudah Demokrasi masih perlukah demonstrasi?

Gambar
Sudah Demokrasi, Masih Perlu Demonstrasi? Bulan Mei 1998 merupakan salah satu tonggak sejarah perjuangan mahasiswa yang takkan terlupakan.  Bersama dengan rakyat di seantero negeri para mahasiswa kompak menyerukan satu tuntutan yang sama, jadikan Indonesia negara demokrasi. Perjuangan berwujud demonstrasi ini yang kemudian menjadi titik awal sebuah era bernama reformasi. Di akhir era kepemimpinan otoriter dan di awal kebangkitan suara perubahan  mahasiswa sangat identik dengan demonstrasi. Aksi ini  memang tak selalu dilakukan oleh mahasiswa, tapi mereka sering melakukannya. Mahasiswa yang dikenal sebagai golongan intelektual akan bergegas turun ke jalan untuk menyerukan perubahan yang bersifat segera dan tidak bisa ditunda. Pada saat itu Mahasiswa dan demonstrasi merupakan satu kesatuan yang saling terikat. Permasalahannya yaitu ketika kini gaung reformasi sudah bergema, masih perlukah demonstrasi oleh mahasiswa?.  mahasiswa  seringka...

Ahok dan Politik Kebangsaan

Ahok Dan Politik Kebangsaan Hari ini 24 Januari 2019 menjadi hari yang bersejarah bagi Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dalam hidupnya. Ia telah keluar dari penjara setelah menjalani hukuman karena dianggap menistakan agama. Keluarnya BTP ini membuat lawan dan kawannya angkat berbicara, menawarkan sejumlah tempat untuk kembali berkarya, salah satunya adalah partai politik. Selain dikabarkan bahwa BTP akan berlabuh ke PDIP, sebagaimana dikabarkan Djarot Saiful Hidayat, juga ada beberapa saran dari lawannya. Salah satunya adalah Novel Bamukmin, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, agar BTP tidak kembali mengulangi perbuatannya dan mending menekuni profesi pebisnis. Sebagaimana dilaporkan  detikcom,  Rabu (23/1), Novel Bamukmin menyatakan kalaupun BTP ingin berlabuh ke dunia politik, sarannya adalah di partai keumatan. Partai yang disarankan asal bukan koalisi 01, melainkan Gerindra, PAN, PKS dan partai-partai serupa. Selain prediksi berlabuh pada partai politik, B...